2016 : DETEKSI PERUBAHAN IKLIM DENGAN PENDEKATAN EXTREME VALUE THEORY DAN COPULA DI KABUPATEN SUMENEP DAN KEPULAUAN

Dr. Sutikno S.Si, M.Si.
Iis Dewi Ratih S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan global yang diakibatkan oleh pemanasan\nglobal (Global Warming). Pemanasan global mengakibatkan peningkatan suhu\nudara, daratan dan lautan secara global, melelehnya es di kutub bumi secara cepat\ndan luas dan meningkatnya ketinggian permukaan air laut secara global. Naiknya\ntinggi permukaan laut mengancam lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat\nkhususnya di daerah kepulauan dan pesisir. Kabupaten Sumenep dan kepulauannya\nmerupakan salah satu wilayah yang terancam dampak perubahan iklim. Data iklim\nmerupakan salah satu data yang memiliki distribusi dengan ekor gemuk (heavy-tail).\nBeberapa metode statistika mengasumsikan data berdistribusi normal, sehingga\nbeberapa metode tersebut tidak dapat mengakomodasi kejadian ekstrem seperti\nvariabel iklim. Extreme Value Theory (EVT) merupakan salah satu metode statistik\nyang mengkaji kejadian ekstrim untuk data dengan indikasi heavy tail. Sementara\nuntuk metode dependensi, selama ini metode dependensi yang biasa digunakan juga\nmemiliki asumsi data berdistribusi normal atau dengan distribusi marginal yang\nsama, sehingga tidak cocok jika diterapkan pada data ekstrem. Salah satu metode\nyang dapat digunakan untuk menjelaskan dependensi pada data ekstrem adalah\ncopula. Selain dapat menggambarkan kejadian ekstrem, copula memiliki banyak\nkelebihan lainnya, diantaranya adalahdapat mendeteksi dependensi/asosiasi antar\nvariabel random baik linear maupun non-linear, tidak harus memenuhi syarat identik\nuntuk distribusi marginalnya, tidak ketat terhadap asumsi distribusi, dan invariant\n(tidak berubah) terhadap tranformasi variabel random yang strictly increasing. Oleh\nkarena itu, pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi perubahan iklim dengan\nmenggunakan Extreme Value Theory dan identifikasi hubungan antara variabel iklim\ndengan produksi ikan di Kabupaten Sumenep dan kepulauan dengan menggunakan\npendekatan copula.