2015 : Phytoforensic of Heavy Metals (Pb and Cd) in Aquatic Plants (Acanthus ilicifolius and Coix lacryma-jobi)

Prof. Dr. Ir. Sarwoko Mangkoedihardjo MScES


Abstract

Tumbuhan akutik dikenal masyarakat sebagai tanaman hias dalam kolam/taman air karena bentuk, warna daun ataupun bunga yang indah. Selain bernilai estetik, tumbuhan akuatik memiliki nilai ekologi yang tinggi, salah satunya dalam fitoteknologi. Fitoteknologi dapat diterapkan dalam fitoproteksi, fitoremediasi, fitomonitoring maupun fitoforensik pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan oleh logam berat dapat menganggu ekosistem dan membahayakan kesehatan manusia, bila terserap dan terakumulasi dalam tubuh, bahkan berakibat kematian. Logam berat toksik dan merupakan pencemar di semua media lingkungan, adalah Pb (timbal) dan Cd (kadmium). Penelitian fitoforensik masih belum banyak dilakukan. Dimana pendekatan fitoforensik digunakan dalam melacak target spesifik suatu pencemar masuk dalam tumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui lokasi spesifik pencemar logam berat Pb dan Cd dalam tumbuhan Acanthus ilicifolius (Jeruju) dan Coix lacryma-jobi (Jali).