2016 : KAJIAN KEBERHASILAN DAN EVALUASI STUDI MAHASISWA \nBERDASARKAN JALUR SELEKSI MASUK \n(SNMPTN, SBMPTN, PKM, ADIK dan KERJASAMA LAINNYA)\nDI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER\nTAHUN 2011-2015

Dr. Dra. Ismaini Zain M.Si
Dr. Vita Ratnasari S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Negeri, jalur seleksi masuk setiap PTN termasuk di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) adalah SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri. SNMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri; SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan Jalur Mandiri (di ITS jalur mandiri diberi nama PKM atau Program Kemitraan dan Mandiri). Namun demikian, diluar ketiga jalur tersebut ITS masih menerima mahasiswa baru dari jalur lain yaitu ADIK atau Afirmasi Dikti dan jalur Kerjasama, misalnya dari Kementrian Agama (Kemenag). Sejak tahun 2011, kuota penerimaan jalur SNMPTN adalah 20 persen dan menjadi 50% pada tahun 2013. Mekanisme seleksi pada jalur SNMPTN menggunakan kriteria rapor dan prestasi akademik lainnya; sementara jalur SBMPTN dan PKM menggunakan instrumen yang sama yaitu skor ujian tulis SBMPTN. Selanjutnya, seleksi ADIK dan Kerjasama menggunakan mekanisme lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan kajian sejauhmana keberhasilan dan evaluasi studi mahasiswa berdasarkan jalur masuk.\n\nTujuan penelitian kajian kebijakan ini adalah mengevaluasi keberhasilan studi sekaligus evaluasi studi mahasiswa berdasarkan jalur masuk dari tahun ajaran 2011 sampai dengan 2015. Dengan menggunakan data individu maupun agregrat jurusan yang selama ini ada di Biro Akademik Kemahasiswaa dan Perencanaan (BAKP) diharapkan akan diketahui pola karakteristik dari masing-masing jalur seleksi terhadap keberhasilan dan evaluasi studi mahasiswa. Keberhasilan studi secara individu diukur melalui Indeks Prestasi (IP) terdiri dari IP semester1, IP semester2, IP tahap Persiapan (IPP) dan lama studi. Sementara, keberhasilan studi secara agregrat diukur dari rata-rata IP semester 1, IP semester 2, IPP dan lama studi per jurusan yang ada di ITS. Selanjutnya, evaluasi studi secara agregrat diukur melalui persentase Drop Out (DO), Mengundurkan Diri (MD) atau Dianggap Mengundurkan Diri (DM) per jurusan yang ada di ITS. Sebagai informasi, akan ditambahkan analisis per Bidikmisi sebagai suatu upaya mengkaji keberhasilan dan evaluasi program Bidikmisi. Metode analisis yang digunkan adalah statistik deskriptif dan analisis Multivariate Analysis of Varians yaitu suatu metode statistic yang bertujuan untuk menguji perbedaan dari beberapa perlakukan. Dalam penelitian ini, perlakukan adalah jalur seleksi. Pada akhir penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kebijakan jalur seleksi di ITS di tahun-tahun mendatang.\n\n\nKata Kunci : keberhasilan studi, evaluasi studi, IP, Seleksi, Mahasiswa