2016 : Animasi Wajah Realistis untuk Karakter Virtual Humanoid

Dr. Supeno Mardi Susiki Nugroho ST., M.T.
Christyowidiasmoro ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sintesa model wajah yang realistis merupakan salah satu permasalahan mendasar dalam topik komputer grafik. Banyak bidang ilmu yang membutuhkannya, seperti animasi karakter untuk perfilman, teknologi permainan, video telekonferensi, avatar dan agen antar muka, dan perencanaan operasi wajah. Sedangkan kemampuan manusia untuk mengamati suatu wajah sudah sampai tingkat yang sangat detil dengan berbagai macam variasinya, sehingga bisa membedakan wajah satu dengan lainnya. Sehingga riset untuk membangun model wajah manusia yang realistis masih menjadi suatu tantangan tersendiri. Diantaranya adalah tingkat kompleksitas detil permukaan wajah, varasi tekstur kulit wajah secara spasial dan temporal, dan emosi halus (subtle emotion) yang disampaikan melalui gerakan – gerakan halus (subtle motion). \n\nPenelitian terbaru mengenai animasi wajah humanoid 3D banyak menggunakan data scan wajah (3D scanned face), kamera penangkap gerak untuk wajah (facial motion capture) dan teknik rendering kulit yang realistis untuk menghasilkan ekspresi model ekspresi wajah yang sangat detil. Namun penelitian mengenai animasi wajah untuk karakter virtual interaktif yang secara otomatis dapat menghasilkan emosi / gerakan halus (subtle emotion) seperti pergerakan kecil di sekitar mata, perubahan warna kulit, pandangan mata dan gerakan kasar (extreme facial expression) seperti tertawa, menangis dengan mempertimbangkan aspek – aspek sosial masih menjadi tantangan tersendiri.\n\nPada penelitian ini, akan dilakukan penelitian untuk menghasikan animasi wajah yang realistis secara otomatis. Animasi wajah tersebut dapat diterapkan pada sebuah karakter virtual interaktif sehingga dapat merespon pengguna. Selain itu penelitian ini akan sangat membantu perusahaan – perusahaan yang membutuhkan animasi wajah, seperti perusahaan game untuk melakukan otomasi dari pipeline animasi wajah mereka. \n