2019 : ANALISIS KETELITIAN ORTOFOTO MENGGUNAKAN WAHANA NIR AWAK UNTUK KEPERLUAN INFORMASI BIDANG TANAH (PIBT) DALAM MENDUKUNG PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL)

Agung Budi Cahyono ST.,M.Sc. DEA
Udiana Wahyu Deviantari ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat. Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No.6 Tahun 2018 Tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Instruksi Presiden No.2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia. PTSL bertujuan untuk melakukan pendaftaran bidang-bidang tanah dalam suatu wilayah desa/kelurahan atau nama lainnya yang setingkat. Oleh karena itu maka diperlukan informasi yang menunjang dalam terlaksananya program PTSL tersebut berupa subjek/objek bidang tanah dan mengenai batas bidang tanah tersebut (PerMen 24/1997). Informasi tersebut dibuat diatas peta dasar yang didapatkan dari proses pemotretan udara menggunakan wahana nir-awak dan pengumpulan informasi mengenai subjek/objek bidang tanah serta batasnya melalui partisipasi masyarakat atau biasa disebut pemetaan partisipatif. Dengan memadukan dua metode yaitu Pemetaan Partisipatif dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) maka diharapkan dengan melibatkan masyarakat dalam proses identifikasi dan registrasi pertanahan ini mampu mempercepat dan mempermudah proses penyediaan informasi pertanahan ditingkat desa. Dalam penelitian ini akan dikaji hasil pemetaan dengan wahana nir-awak berupa ortofoto yang akan dilakukan analisis terkait aspek geometrik terhadap pendataan mengenai subjek/objek bidang tanah dan batas-batasnya dari pemetaan partisipatif sehingga akan terbangun Peta Informasi Bidang Tanah (PIBT).