2017 : Identifikasi Potensi Pemusnahan Sampah Kota Surabaya dengan Metode Termal

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc
Dr.Ir. Ellina S Pandebesie MT.
I D A A Warmadewanthi ST, MT, Ph.D
Welly Herumurti S.T., M.Sc.


Abstract

Timbulan sampah Kota Surabaya mencapai jumlah 1500 ton/hari dimana sebanyak 60% berasal dari sampah rumah tangga dan sisanya adalah sampah sejenis sampah rumah tangga. Seluruh sampah yang timbul di Kota Surabaya akan bermuara di TPA setiap harinya. Satu-satunya TPA yang ada di Kota Surabaya adalah TPA Benowo yang telah beroperasi sejak tahun 2001.\nPermasalahan timbul ketika TPA Benowo kehilangan kemampuan untuk menampung seluruh timbulan sampah setiap harinya. Seperti diketahui bahwa TPA Benowo telah beroperasi selama lebih dari 10 tahun dengan sisa lahan penimbunan yang sangat minim. Alternatif pengolahan sampah sangat diperlukan untuk menghindari timbulnya permasalahan sampah ketika TPA Benowo tidak mampu lagi menampung timbulan sampah.\nSalah satu alternatif pengolahan yang diperhitungkan cukup efisien untuk mengolah sampah Kota Surabaya adalah termal proses. Proses termal pengolahan sampah memiliki keunggulan seperti minimnya residu, kemungkinan adanya energi alternatif dan juga kebutuhan lahan yang relatif kecil. Penelitian terkait jenis sampah, waktu kontak optimum dan temperatur optimum proses sangat diperlukan guna mendapatkan residu pembakaran sampah paling minimum. \n\nKata Kunci: Insinerasi, Surabaya, Sampah, Temperatur, Termal.\n