2016 : BE-SAFE TRAVEL : Berkendara melalui Safe Path di Surabaya

Prof. Ir. Arif Djunaidy M.Sc., Ph.D.
Amalia Utamima S.Kom., M.BA.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Surabaya adalah kota terbesar kedua setelah Jakarta, namun bukan berarti Surabaya terlepas dari segala bentuk kriminalitas. Kejahatan paling menonjol di Surabaya adalah 3C, yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selama tahun 2015, ada sekitar 943 kejahatan yang sering disebut 3C ini. Curat paling sering terjadi, selanjutnya curanmor, dan diikuti curas.\nDalam sejarah kriminalitas dan kecelakaan yang terjadi, beberapa kasus dapat terjadi di tempat yang sama secara berulang. Pihak kepolisian biasanya memiliki informasi berdasarkan laporan warga tentang daerah atau kawasan bahkan jalan raya yang memiliki potensi besar terjadinya tidak kejahatan. Namun tampaknya data tersebut belum menjadi solusi optimal dalam membantu masyarakat untuk terhindar dari bahaya tersebut.\nRoute Planners System atau sistem perencanaan rute seperti Google Maps hanya mempertimbangkan jarak terpendek dalam perhitungan tentang rute yang optimal. Pada penelitian ini, dalam pemilihan jalur yang optimal, tidak hanya mempertimbangkan jarak terpendek, namun juga melibatkan faktor lain yaitu tingkat keamanan pengendara. Kasus 3C paling sering terjadi di jalan raya dan pemukiman. Jalan raya adalah jalan utama yang sering dilewati pengendara, oleh karena itu tim peneliti memandang perlunya suatu aplikasi untuk memberikan rekomendasi jalur atau jalan mana sajakah yang paling aman dilewati oleh pengendara saat melalui kawasan Surabaya. \nKami mengusulkan pembuatan Be-Safe Travel, suatu web-based application yang dapat diakses dengan internet oleh masyarakat yang ingin berkendara di Surabaya akan tetapi masih awam pengetahuannya terhadap jalur-jalur mana saja yang aman dari tindak kejahatan. Be-Safe Travel tidak hanya berguna bagi warga pendatang baru, akan tetapi juga berguna bagi kurir pengantar barang berharga agar dapat melalui jalan-jalan yang paling aman.\n