2016 : Degradasi limbah cair organik dengan lipase terimobilisasi dari konsorsium kapang lipolitik\n

Dr. Dra. Enny Zulaika M.P.
Nengah Dwianita Kuswytasari S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Limbah cair organik yang dihasilkan dari rumah tangga, industri, terutama rumah makan, sangat tinggi kandungan lipidnya. Lipid tersebut tidak larut dalam air dan akan menempel pada dinding saluran air, sehingga membuat saluran air di dalam rumah mengalami kebuntuan. Selain itu, apabila lipid lolos ke badan air, akan menghambat proses biologis dalam air dan menghasilkan gas yang berbau ketika dibuang pada lingkungan perairan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi limbah tersebut secara ramah lingkungan adalah menguraikan kandungan lemak dengan bantuan enzim lipase.\nProduksi lipase sedang dikembangkan melalui mikroorganisme, terutama dari kelompok kapang lipolitik. Lipase merupakan enzim yang banyak dimanfaatkan dalam proses industri , farmasi dan degradasi limbah. Akan tetapi harga lipase komersial yang cenderung tinggi dan tidak dapat digunakan kembali karena terlarut dalam media reaksi, merupakan kendala terutama pada proses degradasi limbah rumah tangga. Hal tersebut dapat diatasi dengan mengusahakan penggunaan enzim lipase secara berulang dengan teknik immobilisasi. Oleh sebab itu dirasakan penting melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas enzim lipase terimobilisasi pada Ca-alginat dan zeolit yang dihasilkan dari konsorsium kapang lipolitik serta mengetahui aktivitas degradasi lipidnya pada limbah cair organik.\n Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah aktivitas enzim lipase terimmobilisasi dan aktivitas degradasinya pada limbah cair organik yang dihitung setiap 1 hari dalam waktu 1 minggu. Data aktivitas enzim dan uji degradasi dalam setiap siklus uji kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.\n