2017 : Pengembangan Material Maju Medis: \nSenyawa-senyawa Baru Anti Mycobacterium tuberculosis\n

Prof. Dr. Taslim Ersam MS.
Prof.Dr. Mardi Santoso
Dra. Fahimah Martak M.Si
Sri Fatmawati S.Si., M.Sc., Ph.D.


Abstract

Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan penyakit infeksi nomor satu yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB pada saat ini terkendala dengan adanya multi drug-resistant (MDR), extensively drug-resistant (XDR), dan totally drug-resistant (TDR) terhadap obat-obat anti TB yang telah ada; bahkan selama empat dekade terakhir masih belum diluncurkan obat TB baru. Penyediaan obat TB yang aman dan efektif oleh karena itu mendesak untuk dilakukan. Hal tersebut dirintis melalui penemuan senyawa-senyawa anti TB baru, yang selama dekade terakhir difokuskan pada sintesis berbagai molekul hibrid dari isatin atau haloisatin dengan turunan hidrazina, serta sintesis senyawa-senyawa analog pirazinamida yang merupakan salah satu obat TB lini pertama. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penelitian yang diusulkan pada tahun pertama bertujuan untuk mensintesis tiga molekul baru yang merupakan hibrid dari 5,7-dibromoisatin maupun N-alkil-5,7-dibomoisatin dengan isoniazid (yang juga merupakan salah satu obat TB lini pertama). Sintesis dua molekul hibrid tersebut dilakukan dengan terlebih dahulu mensintesis dua target molekul intermediet. Lima senyawa hasil sintesis tersebut selanjutnya diuji aktivitasnya terhadap Mycobacterium tuberculosis di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, dibandingkan terhadap 5,7-dibromoisatin maupun isoniazid. Penelitian tahun kedua difokuskan pada pengembangan metoda baru sintesis analog pirazinamida melalui metoda Yamaguchi. Metoda sintesis senyawa-senyawa analog pirazinamida yang telah dilaporkan melibatkan penggunaan tionil klorida yang tak dapat diimpor di Indonesia. Enam senyawa analog pirazinamida selanjutnya diuji aktivitasnya terhadap terhadap Mycobacterium tuberculosis dibandingkan terhadap pirazinamida. Penelitan yang diusulkan juga bertujuan untuk mengungkap hubungan struktur dengan aktivitas anti TB molekul-molekul hibrid hasil sintesis, maupun senyawa-senyawa analog pirazinamida hasil sintesis.