2014 : POLA TATA RUANG PUBLIC SPACE RESTORAN SEAFOOD GUNA MENINGKATKAN DAYA TARIK MINAT DAN CITA RASA\n

Aria Weny Anggraita ST., M.MT

Year

2014

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pola ruang pada sebuah bangunan public space sangat mempengaruhi fungsi serta kenyamanan bagi para pemakainya. Public space menurut Rustam Hakim (1987) mengatakan bahwa ruang umum pada dasarnya merupakan suatu wadah yang dapat menampung aktivitas tertentu dari masyarakatnya, baik secara individu maupun secara kelompok, dimana bentuk ruang publik ini sangat tergantung pada pola dan susunan masa bangunan.\nContoh public space antara lain adalah Restoran. Restoran merupakan salah satu jenis usaha dibidang jasa pangan yang bertempat disebagian atau seluruh bangunan yang permanen dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan, penyajian dan penjualan makanan dan minuman untuk umum. Restoran memiliki persyaratan ruang-ruang yang dibagi menjadi area depan (front area) dan area belakang (back area).\nSalah satu kenyamanan yang dibutuhkan pada Restoran adalah pola ruang dimana pola ruang tersebut akan mempengaruhi fungsi kegunaan serta kebutuhan dari restoran tersebut. Masing-masing res