2017 : PEMANFAATAN BATU KAPUR SEBAGAI SUMBER DAYA LOKAL UNTUK PELAPIS ANTIKOROSI BERBASIS NANO-KOMPOSIT PANI/CaCO3\n

Dr. Drs. Yoyok Cahyono M.Si.
Dr.Drs. Mochamad Zainuri M.Si.
Dr. Drs. Zaenal Arifin M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kalsium Karbonat (CaCO3) merupakan material yang bersifat polimorfi artinya mempunyai 3 struktur fasa yang berbeda, yaitu fasa calcite, aragonite, dan vaterite. Kalsium karbonat banyak ditemukan dalam batu kapur, coral (batuan laut) dan kulit binatang laut. Kalsium karbonat banyak dimanfaatkan oleh dunia industri, apalagi jika dapat dibuat ukuran partikelnya sampai berskala nanometer. Industri yang banyak memanfatkan CaCO3 ini diantaranya: farmasi, karet, pewarna, katalis, kromatografi, dan cat. Dalam industry cat kalsium karbonat (CaCO3) sebagai bahan pensubstitusi berukuran nano ke dalam matrik polimer yang dikenal sebagai polymer limes nanocomposite (PLN) dapat berfungsi sebagai pelapis antikorosi yang tahan sampai temperatur 3000C.\nSebagai material baru, subsitusi Kalsium Karbonat (CaCO3) memiliki aplikasi yang berskala luas sebagai material yang dapat memiliki sifat sebagai pelindung korosi yang mampu memperbaiki dirinya sendiri jika tergores/rusak. Dalam waktu yang tidak lama, diperkirakan produk ini akan memasuki pasar di Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi yang memanfaatkan sifat – sifatnya yang relevan. Untuk itu, pengkajian khususnya yang berhubungan dengan langkah – langkah sintesis dan peluangnya untuk produksi massal harus segera dilakukan. Dalam proposal ini diusulkan pemanfaatan batu kapur untuk pembuatan material pelapis antikorosi berbasis nano-komposit PANi/CaCO3 dengan memanfaatkan penambangan rakyat batu kapur skala kecil sebagai sumber untuk preparasi partikel – nanoCaCO3. Karakterisasi kristalinitas dan kemurnian batukapur akan dilakukan dengan peralatan XRD dan dianalisis dengan program Reitica, sedangkan tingkat kemurnian batu kapur akan dikarakterisasi dengan XRF dan ICP sampai skala ppm dan analisis struktur dan morfologi batu kapur akan dianalisis dengan SEM. Analisis distribusi nanopartikel CaCO3 dalam matrik PANI dengan SEM dan EDX, sedangkan perilaku korosi polimer nanokomposit PANI/CaCO3 dianalisis dengan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) dan Potensiodynamic (Polarisasi Tafel). Usulan penelitian ini merupakan serangkaian penelitian yang difokuskan pada pembuatan partikel – nanoCaCO3 dan pelapis antikorosi berbahan dasar kalsium karbonat (CaCO3).\n