2014 : Peramalan Penjualan Sepeda Motor Tiap Jenis di Wilayah Surabaya dan Blitar dengan Model ARIMA Box-Jenkins dan Vector Autoregressive (VAR)

Dr.Drs Agus Suharsono MS.


Abstract

Transportasi khususnya sepeda motor saat ini menjadi salah satu elemen yang sangat dibutuhkan manusia dalam membantu mobilitas manusia melakukan kegiatan sehari-hari. AISI (2010) menjelaskan bahwa penjualan sepeda motor di Indonesia meningkat dari 5, 9 juta unit di tahun 2009 menjadi 7, 4 unit di tahun 2010. Adanya peningkatan sebesar 25, 7 persen dalam satu tahun menunjukkan adanya pertumbuhan yang pesat untuk penjualan sepeda motor di Indonesia. Pada penelitian ini menganalisis mengenai peramalan penjualan sepeda motor Merk АЬXАЭ dan Total Market tiap jenis di wilayah Surabaya dan Blitar karena Surabaya dan Blitar memiliki nilai IPM tertinggi di Jawa Timur. Diduga terdapat efek hubungan timbal Balik antar penjualan sepeda motor, sehingga penyelesaian dalam kasus ini menggunakan metode ARIMA secara univariate dan Vector Autoregressive (VAR) secara multivariate. Berdasarkan univariate time series didapatkan model terbaik wilayah Surabaya adalah model ARIMA (1, 1, 0) baik untuk variabel Total Merk АЬXАЭ, Total Market, Merk АЬXАЭ maupun variabel Total Market jenis matic dan sport kecuali pada Merk АЬXАЭ jenis sport model terpilih adalah ARIMA (0, 1, 0). Begitu pula pada wilayah Blitar didapatkan model terbaiknya adalah ARIMA (1, 1, 0) variabel Total Merk АЬXАЭ, Total Market, Merk АЬXАЭ maupun variabel Total Market jenis matic dan sport kecuali pada Merk АЬXАЭ jenis sport model terpilih adalah ARIMA (0, 1, 1). Sedangkan untuk model VAR didapatkan VARIMA (1, 1, 0) untuk Merk АЬXАЭ dan Total Market Surabaya dan Blitar.