2015 : EVALUASI KELONGSORAN TALUD ALAM DAN TIMBUNAN DENGAN METODE LIMIT EQUILIBRIUM DAN METODE FINITE ELEMEN

Yudhi Lastiasih ST. MT.
Putu Tantri Kumala Sari ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki topografi dan kontur yang beragam. Keberagaman kontur tersebut salah satunya berpengaruh terhadap banyak terdapatnya wilayah perbukitan dan lereng-lereng alami yang memiliki perbedaan elevasi yang besar. Perbedaan elevasi di kawasan lereng alami tersebut dapat menimbulkan beberapa masalah salah satunya adalah kondisi stabilitas pada lereng alami yaitu adanya bahaya longsor. Longsor sering terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia terlebih lagi di pulau-pulau yang memiliki topografi yang naik turun. \n Dalam beberapa kurun waktu belakangan ini, penelitian mengenai masalah kelongsoran lereng/talud sudah banyak dilakukan. Berbagai metode matematis dan analitis telah dikembangkan untuk mengetahui perilaku kelongsoran di berbagai wilayah dengan kondisi topografi dan kondisi kekuatan tanah pada lereng yang berbeda-beda di setiap wilayah. Metode yang banyak berkembang adalah Limit Element Method (LEM) yaitu Ordinary method, Bishop’s Method, Janbu’s method, Morgenstern-Price