2015 : Konsep Desain Moda Transportasi Laut Pendukung Potensi Wisata\nPulau Terluar Studi Kasus: Pulau Maratua\n

Dr. Ir. Setyo Nugroho
Erik Sugianto S.T., M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pulau berpenduduk dan berada di daerah terluar menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia saat ini. Karena berhubungan dengan kedaulatan negara, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan. Salah satu permasalahan adalah aksesbilitas yang sulit untuk menjangkau pulau terluar. Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar yang berbatasan dengan Malaysia dan mempunyai 3118 penduduk pada tahun 2013. Pulau Mararatua memiliki potensi pariwisata yang cukup besar seperti kawasan segitiga terumbu karang, padang lamun dan memiliki garis pantai berpasir putih. Adanya potensi pariwisata yang besar di Pulau Maratua tidak diikuti dengan adanya moda transportasi laut yang memadai serta terjangkau oleh masyarakat dan wisatawan. Oleh karena itu perlu dilakukan pembangunan moda transportasi laut pulau terluar berbasis potensi pulau. \n\nTahap pertama pembangunan moda transportasi laut adalah konsep desain yang bertujuan menterjemahkan kebutuhan pasar ke dalam bahasa teknis pembangunan. Pada penelitian ini dilakukan analisa kebu