2017 : PENERAPAN BUILDING CODE ITS SEBAGAI SOLUSI PERENCANAAN GEDUNG DAN RUMAH TAHAN GEMPA

Endah Wahyuni S.T., M.Sc., Ph.D
Data Iranata ST., MT., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Beberapa kejadian gempa yang terjadi akhir-akhir ini, seperti gempa Aceh, Nias, Padang, Yogyakarta dan di daerah lain telah banyak memakan korban jiwa serta kerugian harta benda, termasuk hancurnya bangunan rumah penduduk, serta kerusakan fasilitas umum seperti bangunan gedung sekolah dan perkantoran serta pertokoan yang didirikan secara tidak memadai. Pada tanggal 7 Desember 2016, telah terjadi gempa 6.5 SR di kabupaten Pidie Jaya. Banyak sekolah, rumah sakit, masjid dan rumah penduduk yang mengalami kerusakan dan terdapat 102 jiwa meninggal dan 650 jiwa luka berat/ringan. Melihat situasi yang demikian, perlu dilakukan kajian terkait penerapan standar yang ada terhadap mekanisme pembangunan infrastruktur di pidie jaya pasca gempa. Pada penelitian ini akan dilakukan pembaruan (updating) dari pedoman pembangunan gedung building code ITS yang masing menggunakan standar perencanaan gempa SNI 03-1726-2002 menjadi peraturan baru sesuai dengan SNI 1726: 2012. Pada tahapan akhir akan dibuat suatu gambar rencana prototype yang nantinya diharapkan dapat diterapkan langsung untuk pembangunan bangunan gedung dan rumah sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan pembangunan. Beberapa kegiatan yang dilakukan terdiri dari pengumpulan data building code ITS lama yang dibuat setelah gempa Aceh 2004, mengamati kondisi bangunan setelah terkena beban gempa Pidie, updating building code dan membuat gambar rencana prototype bangunan gedung. Hasil akhir dari studi ini adalah diperolehnya Building Code ITS yang telah sesuai dengan SNI 1726: 2012 dan gambar rencana prototype gedung tahan gempa berdasarkan building code tersebut.