2015 : MODIFIKASI METODE CENTER OF GRAVITY (COG) PADA PENENTUAN LOKASI STASIUN PENGOLAHAN MINYAK DAN GAS BUMI UNTUK MEMINIMASI TOTAL LIFETIME COST.

Dody Hartanto ST., MT.

Year

2015

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Lokasi stasiun pengolahan harus ditentukan dengan baik sehingga biaya pembangungan infrastruktur(jaringan pipa, kompresor, lahan, dll) dan biaya operasional dapat diminimalkan. Penentuan lokasi dapat dilakukan dengan menggunakan metode COG(center of gravity) yang sudah dipakai luas dalam penentuan lokasi distribution center pada distribusi produk. Akan tetapi, penentuan lokasi stasiun pengolahan migas dan distribution center terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan tersebut meliputi:\n• Penyaluran migas menggunakan jaringan pipa yang harus dibangun sendiri oleh perusahaan. Metode COG berasumsi distribusi produk menggunakan infrastruktur yang sudah ada.\n• Setiap sumur minyak dan gas memiliki kapasitas produksi yang akan habis dalam jangka waktu tertentu.Metode COG berasumsi bahwa distribusi produk akan dilakukan terus-menerus. \nMetode COG perlu dimodifikasi untuk mengakomodasi kedua perbedaan tersebut sehingga menentukan lokasi stasiun pengolahan migas yang dapat meminimalkan total lifetime cost.