2017 : PENENTUAN TINGKAT KEBERLANJUTAN EKOLOGI WILAYAH METROPOLITAN GKS JAWA TIMUR MELALUI PENDEKATAN TELAPAK EKOLOGIS

Dr. Ir. Eko Budi Santoso Lic.rer.reg.
Arwi Yudhi Koswara ST., M.T.
Ema Umilia S.T., M.T
Ketut Dewi Martha Erli Handayeni ST., MT.
Belinda Ulfa Aulia ST., M.Sc.


Abstract

Kawasan metropolitan GerbangKertoSusila (GKS) di Jawa Timur merupakan prime mover dari kegiatan ekonomi wilayah dalam konstelasi propinsi maupun nasional. Namun demikian pertumbuhan ekonomi wilayah dalam lingkup propinsi yang semakin meningkat dinilai belum memberi kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari adanya berbagai isu lingkungan yang terjadi di Jawa Timur khusunya pada kawasan metropolitan GKS. Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan maka perlu dilakukan kajian daya dukung dan daya tampung lingkungan di kawasan metropolitan GerbangKertoSusila. \nKonsep daya dukung lingkungan (Carrying Capacity) berkaitan dengan daya muat/daya tampung maksimum (entropi) lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Pada penelitian ini digunakan pendekatan telapak ekologis yang merupakan pendekatan daya dukung lingkungan dengan mengidentifikasi komponen konsumsi sumberdaya alam dan limbah serta ketersediaan sumberdaya alam pada masing-masing jenis lahan. Hal ini dapat diketahui dari nilai biokapasitas dan telapak ekologis masing-masing wilayah sesuai dengan tingkat keberlanjutan suatu jenis lahan. Ukuran keberlanjutan dapat diketahui melalui perbandingkan antara konsumsi kegiatan manusia dengan kemampuan lingkungan (biokapasitas) untuk menyediakan kebutuhan konsumsi tersebut\nMetode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan daya dukung dengan pendekatan telapak/jejak ekologis dengan beberapa tahapan. Pertama dilakukan perhitungan tingkat ketersediaan sumberdaya alam (biokapasitas). Kedua menghitung tingkat konsumsi sumberdaya alam penduduk (telapak ekologis). Kemudian ketiga akan dilakukan perhitungan tingkat keberlanjutan dengan perbandingan kemampuan biokapasitas dengan tingkat konsumsi wilayah. Terakhir, dilakukan analisis tipologi tingkat keberlanjutan di wilayah GKS menggunakan metode analisis cluster.\nKeluaran dalam penelitian ini akan memberi manfaat praktis yang relevan dalam pengukuran tingkat keberlanjutan lingkungan di kawasan metropolitan GKS. Oleh karena itu, penelitian ini merupakan riset fundamental yang menjadi dasar pengembangan riset aplikatif terkait pengukuran daya dukung dan daya tampung lingkungan di Jawa Timur, serta perumusan strategi penataan ruang yang berwawasan lingkungan. \n\nKata Kunci: Daya Dukung, Tingkat Keberlanjutan, dan Telapak Ekologis.