2013 : Analisa prediksi potensi bahan baku biodiesel sebagai suplemen bahan bakar motor diesel di Indoesia

Ir. Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah M.Eng, Ph.D


Abstract

Biodiesel adalah bahan bakar yang terbuat dari bahan yang bersifat dapat diperbarui seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewanan. Indonesia adalah negara tropis, dimana memiliki curah hujan yang tinggi dan setiap tahun mendapat sinar matahari. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati dan hewani yang tinggi, untuk itu terdapat banyak jenis bahan baku biodiesel yang berpotensi untuk dijadikan suplemen bahan bakar motor diesel di Indonesia. Saat ini jenis bahan baku di indonesia mencapai lebih dari 50 jenis bahan baku. Metode pemilihan dan analisa bahan baku biodiesel adalah menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode prediksi yang dipakai adalah metode bilangan kuadrat terkecil (Least Square). Dari analisa bahan baku yang sudah dilakukan didapat 6 jenis bahan baku yang berpotensi sebagai suplemen bahan bakar motor diesel di Indonesia yaitu minyak jelantah, kelapa sawit, kelapa, alga, jarak pagar dan karet. Besar potensi produksi minyak biodiesel dari 6 jenis bahan baku biodiesel meliputi jarak pagar 557842 ribu barel minyak biodiesel. Disusul dengan kelapa sawit 438876, alga 258867 ribu barel, kelapa 238455 ribu barel, minyak jelantah 45515 ribu barel, dan karet 3989, 7 ribu barel. Dengan adanya suplemen biodiesel, Indonesia akan dapat mengatasi krisis energi sampai pada tahun 2101.