2014 : Analisa Biaya Dan Permintaan Pada Penetapan Harga Marginal Unit Rumah Di Perumahan Royal Regency, Lumajang

Dr Christiono Utomo S.T., M.T.


Abstract

Perumahan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh manusia. Meningkatnya populasi penduduk dikota Lumajang, yang menyebabkan  bertambahnya kebutuhan hunian yang layak. Banyak pengembang memanfaatkan peluang tersebut untuk berinvestasi dibidang properti dengan membangun perumahan. Royal Regency salah satu perumahan di Lumajang Metode yang digunakan menggunakan metode harga marginal dengan mempertemukan kurva biaya dan permintaan. Pada kurva biaya diperoleh melalui analisa biaya tetap dan biaya variabel, dan didapat dari data sekunder. Kurva permintaan diperoleh dari isian kuisioner penerimaan konsumen terhadap tingkat harga yang ditinjau menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei konsumen. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, diperoleh bahwa, didapatkan hasil persamaan kurva biaya untuk tipe 61 yaitu yaitu P =171.829.724Q + 6.518.861.376 dan untuk tipe 91 sebesar sebesar P = 254.099.085Q + 10.963.539.587, sedangkan persamaan kurva permintaan untuk tipe 61 yaitu P = -12.008.733,62Q + 532.368.995,6 dan untuk tipe 91 sebesar P=-8.538.142,36Q + 623.563.676,99. Biaya marginal unit rumah untuk tipe 61 sebesar Rp. 340.229.258 untuk 16 unit dan untuk 91 sebesar Rp 48435.724.545  untuk 22 unit