2017 : Stabilisasi/Solidifikasi Timbunan Tailing Penambangan Emas Rakyat Kulon Progo Menggunakan Semen Portland

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc


Abstract

Penambangan emas rakyat di Kulon Progo menghasilkan limbah berupa tailing yang mengandung merkuri (Hg) dari proses amalgamasi emas. Merkuri tersebut dibuang dan ditimbun dalam tanah. Pada penambangan tersebut terdapat timbunan tailing aktif (TTA) dan tidak aktif (TTTA). Konsentrasi total merkuri pada tailing yaitu sekitar 291-314 mg/kg. Nilai konsentrasi tersebut melebihi baku mutu konsentrasi merkuri pada tailing dengan batas maksimum sebesar 75 mg/kg. Stablilisasi/Solidifikasi (S/S) dapat diaplikasikan untuk remediasi lingkungan tercemar logam berat. Semen portland memiliki kemampuan sebagai binder pencemar logam berat. Tujuan pertama dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi karakteristik dari timbunan tailing aktif dan tidak aktif. Tujuan kedua yaitu untuk menentukan komposisi optimum timbunan tailing aktif dan tidak aktif dalam proses S/S menggunakan semen portland. Penelitian ini menggunakan dua variasi yaitu variasi jenis timbunan tailing dan variasi komposisi timbunan tailing. Variasi jenis timbunan tailing terdiri dari timbunan tailing aktif dan timbunan tailing tidak aktif. Sampel dari kedua jenis timbunan tailing divariasikan dengan semen portland pada% rasio b/b 0: 100, 10: 90, 20: 80, 30: 70, 40: 60, 50: 50, 60: 40, 70: 30, 80: 20, 90: 10, dan 100: 0. Hasil penelitian menunjukkan sampel timbunan tailing mengandung unsur clay dengan permeabilitas r 7, 32 x 10-13 hingga 1, 03 x 10-12 cm/detik. Kadar air sampel TTA dan TTTA sebesar 31, 77% dan 28%. Konsentrasi merkuri pada sampel TTA yaitu 160-318 mg/kg. Sedangkan pada sampel TTTA yaitu 94-99 mg/kg. Seluruh sampel memenuhi baku mutu …