2014 : Efektifitas Al2 (SO4) 3 dan FeCl3 Dalam Pengolahan Air Menggunakan Gravel Bed Flocculator Ditinjau Dari Parameter Warna dan Zat Organik

Prof.Ir. Wahyono Hadi M.Sc Ph.D


Abstract

Air permukaan yang dijadikan sebagai air baku untuk air bersih kondisinya masih di bawah baku mutu. Air permukaan tersebut masih banyak mengandung zat padat yang tersuspensi maupun koloid. Pada pengolahan air bersih, zat padat tersebut dapat diremoval melalui unit pengolahan koagulasi dan flokulasi. Koagulasi dan flokulasi adalah pengolahan air bersih secara fisik-kimia, karena pada proses koagulasi ditambahkan koagulan untuk membentuk flok. Gravel bed flocculator merupakan salah satu jenis unit flokulator yang menggunakan pengadukan hidrolis, dimana tenaga pengadukan yang digunakan berasal dari gerakan air. Gravel bed flocculator dapat mengendapkan flok diantara batuan dengan waktu kontak yang lebih singkat, yaitu antara 3-5 menit. Pada penelitian ini digunakan 2 variabel yaitu variasi jenis koagulan dan variasi td (waktu detensi) pada media. Jenis koagulan yang digunakan adalah Al2 (SO4) 3 dan FeCl3 dan td (waktu detensi) yang digunakan adalah 3 menit dan 4 menit. Pengolahan dengan menggunakan gravel bed flocculator ini, koagulan yang efektif digunakan adalah Al2 (SO4) 3 dan td (waktu detensi) pada media sebesar 4 menit mampu meremoval warna sebesar 65, 9% dan mampu menurunkan zat organik hingga 63, 8%.