2014 : Model Manajemen Pola Tanam di Provinsi NTB Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan\n

Drs. Daryono Budi Utomo
Prof. Dr.techn. Drs. Mohammad Isa Irawan M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pola tanam adalah pengaturan penjadwalan waktu bercocok tanam pada \nsebidang lahan selama periode tertentu (selama 1 tahun) termasuk tanah kosong. \nParameter perencanaan pola tanam adalah curah hujan dan kebutuhan air masing- \nmasing tanaman pertanian. Maka diperlukan suatu metode yang bisa digunakan \nuntuk memprediksi curah hujan, temperature, kecepatan angin, penyinaran \nmatahari, dan kelembaban udara. Metode yang digunakan untuk melakukan \nprediksi adalah Jaringan Syaraf Tiruan Fungsi Radial Basis (RBF). Jaringan RBF \nyang mempunyai karakteristik sama bahkan lebih baik daripada jaringan \nBackpropagation, diharapkan mampu memprediksi curah hujan disuatu daerah \ntertentu dengan menganalisa data yang ada sebelumnya. Hasil prediksi ini akan \ndikaitkan dengan kebutuhan air masing-masing tanaman pangan, kemudian dibuat \nperencanaan pola tanam tanaman pan