2014 : Studi kinetika pembentukan karaginan dari rumput laut

Prof. Dr. Ir. Achmad Roesyadi M.Sc


Abstract

Karaginan merupakan senyawa polisakarida galaktosa. Senyawa-senyawa polisakarida mudah terhidrolisis dalam larutan yang bersifat asam dan stabil dalam suasana basa. Karaginan juga merupakan senyawa hidrokoloid yang terdiri atas ester kalium, natrium, magnesium dan kalium sulfat dengan galaktosa 3, 6 anhidrogalaktosa kopolimer. Karaginan adalah suatu bentuk polisakarida linear dengan berat molekul di atas 100 kDa atau berkisar antara 100-800 ribu Da. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel konsentrasi NaOH dan konsentrasi rumput laut terhadap rendemen karaginan pada ekstraksi basa rumput laut, mempelajari pengaruh variabel suhu dan waktu terhadap rendemen karaginan pada ekstraksi basa rumput laut, mempelajari kinetika reaksi pembentukan karaginan dari rumput laut. Analisa identifikasi karaginan dengan menggunakan spektrofotometri FTIR menunjukkan bahwa jenisnya adalah kappa karaginan dan iota karaginan. Semakin besar konsentrasi NaOH, rate pembentukan karaginan semakin meningkat. Semakin besar suhu ekstraksi, rate pembentukan karaginan semakin meningkat. Dengan persamaan reaksi rate adalah r p= k’C A n, harga Ea (E. Spinosum) NaOH 6%= 43989, 37 J/mol, dan harga Ea (E. Cottoni) NaOH 6%= 43066, 52 J/mol. Untuk harga k masing-masing pada saat NaOH 6%, yaitu: E. Spinosum: k 80 o C= 3, 2949072; k 85 o C= 3, 7439337; c. k 90 o C= 5, 5655806. E. Cottoni: k 80 o C= 0, 04925; k 85 o C= 0, 0577; dan k 90 o C= 0, 08249. Dari hasil penelitian yang di dapat, kecepatan reaksi pada E. Spinosum dan E. Cottoni ditetapkan orde reaksi 1, 5.