2011 : Analisa Sensitivitas Pada Investasi Perumahan (Studi Kasus Lembah Hijau Regency di Sidoarjo)

Dr Christiono Utomo S.T., M.T.


Abstract

PT Guna Bangun Perkasa (GBP) sebagai kontraktor, mendapat permasalahan keterlambatan pembayaran dari bulan Januari 2010 sampai dengan Januari 2011. PT. MMS memberikan solusi pembayaran dengan penyerahan asset, yaitu tanah perumahan Lembah Hijau Regency seluas 61.138 m2 di Sidoarjo. Solusi yang ditawarkan PT. MMS menjadi permasalahan lain bagi PT. GBP, namun dari PT. MMS penyerahan asset tersebut merupakan satu-satunya jalan keluar sebagai pembayaran. Permasalahan yang timbul yaitu bagaimana pembiayaan yang sebaiknya digunakan dalam investasi perumahan Lembah Hijau Regency sehingga menguntungkan bagi pelaksana, calon investor baru, dan pada variabel apa saja yang mempengaruhi tingkat kelayakan pengambilalihan melalui analisa sensitivitas. Kriteria penilaian investasi yang digunakan untuk penelitian ini dari aspek finansial yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) danProfitabilitas Indeks (PI) untuk diketahui diterima atau tidaknya keputusan investasi perumahan Lembah Hijau Regency. Beberapa pendekaran investor dalam menentukan Discounted Cashflow (DCF) yaitu MARR= 12% dan bunga pinjaman= 13%. Hasil analisa investasi dengan kriteria aspek finansial didapatkan NPV sebesar Rp.(112.886. 895), IRR sebesar 11, 81%, dan PI sebesar 0, 9953. Analisa sensitivitas dilakukan untuk memperoleh batas-batas perubahan variabel terhadap hasil analisa investasi. Variabel-variabel penentu investasi yang diuji sensitivitasnya yaitu perubahan struktur dan biaya modal investasi, perubahan harapan pengembalian (MARR), biaya konstruksi, bunga …