2014 : Pengolahan Lumpur Berminyak dengan Metode Co-composting

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc


Abstract

Workshop di PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menghasilkan limbah B3 berupa lumpur campuran antara pasir/tanah, air, dan hidrokarbon sebanyak 73 drum/tahun. Limbah tersebut langsung diserahkan ke pihak ketiga untuk dikelola lebih lanjut. Pada metode co-composting polutan organik dapat ditambahkan sebagai ko-substrat. Selama proses pengomposan berlangsung, polutan tersebut dapat mengalami biodegradasi. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang terkait dengan penerapan metode co-composting pada proses pengolahan lumpur berminyak. Penelitian ini bertujuan untuk:(1) menentukan efisiensi penyisihan polutan minyak dengan metode co-composting, dan (2) menentukan aplikasi teknologi cocomposting pada proses pengolahan limbah lumpur berminyak di lapangan.Penelitian dilakukan pada skala laboratorium dengan menerapkan metode co-composting selama 60 hari. Variasi yang digunakan adalah variasi komposisi lumpur dan sampah, serta variasi campuran kompos. Variasi komposisi lumpur dan sampah yang digunakan, yaitu:(1) 85% lumpur: 15% sampah;(2) 70% lumpur: 30% sampah;(3) 55% lumpur: 45% sampah; dan (4)