2013 : Pengaruh Desain Sistem Pegas pada Olah Gerak Piston dari Motor Bakar Gerak Linier Bersilinder Tunggal

Ir. Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah M.Eng, Ph.D


Abstract

Permasalahan pada linear engine adalah siklus kerja baliknya. Banyak cara untuk mengganti posisi piston dari chrankshaft pada conventional engine, saalah satunya menggunakan system pegas. Keunikan penggunaan pegas sebagai siklus kerja balik untuk linear engine ssatu silinder adalah defleksi dari pegas. Namun untuk daya yang kecil piston tidak dapat terdefleksi sempurna sampai titik mati bawah. Karena itu dibutuhkan kajian pada linear engine dengan menggunakan pegas sebagai siklus kerja baliknya, Terutama ketika piston tidak dapat terdefleksi sampai titik mati bawah. Solidwork cosmos motion dapat digunakan untuk menganalisa kajian ini. Model dari engine termasuk conventional dan linear engine sudah ada desain, perakitan dan disimulasikan pada piston dynamic. Beberapa data meliputi daya dan dimensi pegas sudah dilakukan sebelum simulasi. Pegas yang asli akan digantikan dengan pegas yang fleksibel dimana tersedia data base dari cosmos motion. Gesekan meliputi dalam kajian akan disimulasikan dengan dua body contact pada kondisi terlumasi. Hasilnya menunjukan olah gerak piston dari conventional engine dan linear engine seperti displacement, velocity dan acceleration sudah jelas berbeda. Pengaruh dari gesekan juga ada pada pada kajian ini. Namun, olah gerak piston pada linear engine berputar pada sumbu z.