2014 : Kajian Dan Inventarisasi Potensi ITS Menjadi Kampus Mandiri Energi \n

Dr. Ridho Hantoro S.T., M.T.

Year

2014

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya memelihara konsep kawasan kampus yang berwawasan lingkungan (EcoCampus). ITS EcoCampus ini akan diwujudkan dengan sedikitnya delapan program. \nUntuk memenuhi kebutuhan energi, ITS masih menggantungkan pasokan energi listrik dari PLN. Biaya yang dibayarkan ITS adalah Rp.500.000.000/bulan atau 6 Milyar/tahun. Sehingga apabila terjadi hambatan pasokan listrik dari PLN akan mengakibatkan lumpuhnya aktivitas-aktivitas kampus yang sangat bergantung pada energi listrik. Oleh sebab itu, pada sebagian gedung-gedung di ITS sudah dilengkapi dengan genset sebagai energi alternative apabila pasokan listrik dari PLN terhenti. Namun demikian daya yang dihasilkan masih belum bisa memenuhi kebutuhan ITS akan energi yang semakin meningkat. \nDi samping itu, dengan bertambahnya gedung-gedung baru dan semangat ITS untuk melakukan digitalisasi terhadap nergy semua kegiatan pengadministrasian, maka akan menimbulkan peningkatan kebutuhan jumlah energi. Melihat angka-