2014 : Pengolahan Limbah Minyak Menggunakan Proses Elektrokoagulasi\n

Dr. Ir. Lily Pudjiastuti MT.
Prof. Dr. Ir. Soeprijanto M.Sc.
Raja Oloan Saut Gurning S.T, M.Sc, PhD


Abstract

Elektrokoagulasi adalah elektrokimia air dan teknologi pengolahan air limbah \n\nyang merupakan bentuk paling sederhana dengan menggunakan sel elektrokimia \n\ndimana suplai tenaga DC diaplikasi terhadap elektrode-elektrode, biasanya terbuat dari \n\nbesi atau aluminium, dan elektrolit adalah air atau air limbah. Performa system \n\nelektrokoagulasi bacth air limbah minyak di investigasi secara eksperimen. Elektrode- \n\nelektrode aluminium dan besi dengan dimensi (3.5 cm × 9,5 cm × 0.1 cm) dan (7 cm × \n\n9,5 cm × 0.1 cm) dengan jarak 4 - 5 cm dan dipasang vertikal. Elektrode aluminium \n\nkemudian dihubungkan dengan suplai power arus searah mempunyai input 220 V dan \n\noutput bervariasi dari 4 – 6 V dengan arus maksimum 2-3 A. Total luas kerja efektif \nelektrode adalah 33,25 dan 66,5 cm2 bila dicelupkan pada kedalaman 10 cm kepada \n\nlarutan. Waktu proses pengendapan dijaga konstan sekitar 30-60 menit. \n\n