2021 : PEMBUATAN MINYAK GORENG SEHAT DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN METODE KOMBINASI MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) - BATCHWISE SOLVENT EXTRACTION (BSE)

Hakun Wirawasista Aparamarta S.T, M.MT, Ph.D

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan hasil perkebunan. Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit adalah minyak nabati edibel yang didapatkan dari mesocarp buah pohon kelapa sawit. Kandungan asam lemak jenuh pada minyak kelapa sawit cukup tinggi pada CPO 45.9 – 51.3%. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa konsumsi asam lemak jenuh yang terlalu tinggi dikaitkan dengan kenaikan dari kolesterol jenis Low-Density Lipoprotein (LDL). World Health Organization (WHO) dan Food and Agriculture Organization (FAO) menganjurkan konsumsi lemak 20% - 35% dari total energi yang dibutuhkan dengan SFA yang dibutuhkan maksimal 10% total energi dan diimbangi oleh MUFA (15% – 20%) serta PUFA (6 % -11%). Tujuan dari penelitian ini adaah mengkaji metode alternatif pengolahan minyak kelapa sawit pada pembuatan minyak goreng yang lebih sehat dengan menggunakan metode kombinasi Microwave Assisted Extraction (MAE) dan Batchwise Solvent Extraction (BSE) terhadap kandungan trigliserida (TAG) dan asam lemak bebas (FFA) pada Non Polar Lipid Fraction (NPLF) minyak kelapa sawit. Variabel yang digunakan yaitu menggunakan rasio minyak : solvent adalah 1 : 5 dengan presentase etanol pada solvent sebesar 25 dan 100%. Daya microwave yang digunakan 300, 450, dan 600 Watt dengan waktu ekstraksi 10, 20, dan 30 menit. Proses pemurnian dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dan Batchwise Solvent Extraction (BSE), kemudian hasilnya yaitu NPLF akan dianalisa kandungannya menggunakan analisa kualitatif yaitu Thin Layer Chromatography (TLC) dan kuantitatif menggunakan Gas Chromatography (GC). Dari penelitian didapatkan hasil percobaan