2021 : Pemodelan 3d Data Gravity Untuk Mengidentifikasi Kemenerusan Kaldera Nongkojajar

Moh. Singgih Purwanto S.Si., M.T.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kompleks gunungapi Bromo-Tengger memiliki sejarah dalam proses pembentukannya. Nongkojajar merupakan gunungapi aktif tertua di kompleks gunungapi Tengger yang kemudian mengalami fase destruktif dan tertutup oleh tubuh Gunung Bromo. Namun, hingga saat ini belum diketahui kemenerusan dari Kaldera Nongkojajar. Metode gravity merupakan metode geofisika yang dapat diterapkan untuk mendeliniasi Kaldera Nongkojajar. Data gravity yang digunakan dalam penelitian ini adalah data gravity satelit TOPEX. Pemisahan Anomali dilakukan dengan menggunakan filter Second Vertical Derivative dan Upward Continuation. Anomali regional ini dimodelkan secara 3D menggunakan inversi Singular Value Decompotition dan Occam. Pemodelan 3D akan menunjukkan model sebaran densitas bawah permukaan daerah penelitian. Hasil pengolahan data gravity daerah kompleks gunungapi Bromo-Tengger menunjukkan nilai persebaran anomali sekitar -16 mGal sampai dengan 119 mGal. Pola kemenerusan Kaldera Nongkojajar mengarah kearah timur laut daerah penelitian sesuai dengan tren densitas yang ditunjukkan pada model hasil pengolahan 3D. Kaldera Nongkojajar tersusun atas batuan yang memiliki umur paling tua yang disebabkan oleh proses eksogenik cukup lama sehingga nilai densitasnya relatif lebih rendah yaitu bernilai 2,2 - 2,5 gram/cm3. Batuan dengan umur yang lebih muda memiliki nilai densitas 3 – 3,3 gram/cm3 pada daerah lautan pasir