2021 : PEMANFAATAN KAIN SEBAGAI MEDIA PENDINGINAN EVAPORATIF PADA BANGUNAN HUNIAN DI DAERAH TROPIS LEMBAB

Ir. I Gusti Ngurah Antaryama Ph.D.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Bangunan hemat energi menjadi salah satu sasaran dalam pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Sasaran ini merupakan tanggapan terhadap permasalahan krisis energi dan pengrusakan lingkungan. Bangunan hunian seperti rumah tapak maupun rumah susun menempati porsi terbesar dari keseluruhan jumlah bangunan yang tersedia. Bangunan mengonsumsi sekitar 50% energi dibandingkan keseluruhan konsumsi energi di dunia. Dari porsi 50% ini, sekitar 45% digunakan untuk keperluan pendingan dan pemanasan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pemanfaatan kain sebagai media dalam sistem pendingan evaporative pada bangunan Konsep yang dibangun dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan hunian hemat energi di daserah tropis lembab. Penelitian system pendinginan evaporative telah banyak dilakukan, khusus dengan penggunaan teknik-teknik yang menggunakan teknologi sedang dan tinggi. Konsep yang diajukan pada penelitian ini menitikberatkan pada penggunaan teknologi sederhana dan tepat guna sehingga kemanfaatan konsep ini dapat diperluas. Metoda penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan memanfaatkan model terskala. Variabel yang dilibatkan adalah material kain dan kondisi termal bangunan. Model terskala dibangun untuk merepresentasikan ruang pada bangunan hunian dan system pendinginan evaporasi. Pengukuran kondisi termal seperti suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin. Kinerja material kain dianalisa berdasarkan evaluasi kondisi termal terhadap standard kenyamanan termal bangunan. Luaran yang diharapkan dalam penelitian adalah konsep sistem pendingan pasif yang memanfaatkan material kain sebagai media pembawa air. Luaran ini kemudian disajikan dalam bentuk publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi/publikasi yang dipresentasikan dalam seminar internasional terindeks