2021 : Teknologi fotonika dan variasi sumber karbon Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Benih Sintetik Stevia rebaudiana

Dr.rer.nat. Ir. Aulia Muhammad Taufiq Nasution M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Cahaya dan teknologi berbasis cahaya sangat menjanjikan untuk diimplementasikan dalam bidang pertanian, untuk meningkatkan hasil dan kualitas produksinya. Salah satu aplikasi teknologi cahaya adalah meningkatkan kualitas benih sintetik. Benih sintetik merupakan proses penumbuhan embryo tanaman dari suatu sel somatik tunggal pada suatu matriks media yang mengandung nutrien, serta komponen lain yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhannya. Teknologi benih sintetik merupakan metoda pembenihan yang efektif dan sangat menjanjikan untuk menumbuhkan secara masal beberapa jenis tanaman pertanian dan hortikultura, serta dapat digunakan dalam menjaga kelestarian spesies tanaman langka. Benih sintetik yang berkualias akan mendukung tercapainya sustainable development goals (SDGs). Dalam penelitian ini akan dihasilkan benih sintetik Stevia rebaudiana. Dalam usulan penelitian ini, teknologi berbasis cahaya akan dimplementasikan dalam proses pengamatan dan studi terkait prosedur untuk pengembangan benih sintetik Stevia Rebaudiana yang berkualitas unggul. Tujuan dari penelitian ini adalah, mendapatkan skema kondisi pencahayaan dan kondisi medium terbaik untuk menghasilkan pertumbuhan benih sintetik yang optimal. Bahan tanam yang digunakan berupa tunas apikal stevia yang dienkapsulasi menjadi benih sintetik. Benih sintetik akan dikultur pada medium MS padat dengan penambahan 8 gr agar dengan masa kultur selama 2 bulan. Medium ditambahkan hormon NAA 0.2 mg/L, dan BAP 2 mg/l. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan kondisi pencahayaan yang berbeda yaitu sinar merah, hijau, dan putih serta variasi konsentrasi sukrosa sebagai sumber karbon dengan konsentrasi 15%, 30%, dan 45%. Benih sintetik akan diinkubasi pada suhu 22° C dan kelembaban relatif 80%. Parameter yang akan diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tanaman yang akan diukur dengan metode vision video system, kandungan steviol menggunakan GC-MS dan klorofil menggunakan spektrofotometer. Benih sintetik akan berkecambah dan tumbuh menjadi bibit yang berkualitas dengan parameter pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah duan dan akar. Luaran yang akan dihasilkan dari penelitian ini adalah prototipe benih sintetik, dan artikel terpublikasi di jurnal internasional terindeks scopus Q1.