2021 : PENGARUH KOMPOSISI AMPAS TEBU SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN TERHADAP KANDUNGAN NUTRISI JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus)

Adi Setyo Purnomo S.Si., M.Sc., Ph.D

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hasil panen jamur tiram (Pleurotus ostreatus) yang berasal dari substitusi media tanam dengan menggunakan ampas tebu. Ampas tebu dicampur dengan kayu sengon dengan beberapa macam komposisi yaitu 0:100 (kontrol), 25:75 , 50:50, 75:25, dan 100:0. Jamur tiram dilakukan uji secara fisik dan analisa nutrisi. Hasil pengujian fisik jamur yang meliputi massa, jumlah tudung, ketebalan, dan panjang pada komposisi 100:0 lebih unggul yaitu 171,67 gram, 23 buah, 14 cm, dan 1,2 cm, sedangkan untuk diameter terbesar komposisi 100:0 menempati posisi kedua setelah 50:50 yaitu 11,7 cm. Analisa nutrisi pada penelitian ini meliputi kadar air, kadar lemak kasar, kadar protein kasar, kadar karbohidrat, kadar serat kasar, dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan pada komposisi 75:25 memiliki kandungan nutrisi yang relatif baik dengan kadar air rendah, kadar abu, dan kadar protein kasar yang cukup tinggi yaitu 89,65%, 0,42% dan 1,60%. Kadar serat kasar tertinggi terdapat pada jamur dengan komposisi 50:50 yaitu 38,02% dan kadar karbohidrat terendah terdapat pada jamur dengan komposisi 0:100 yaitu 6,12%. Berdasarkan hasil uji fisik dan analisa nutrisi secara keseluruhan diperoleh jamur tiram yang lebih baik dengan menggunakan ampas tebu sebagai media tanam daripada kayu sengon.