2021 : Evaluasi Struktur Trestle Dermaga di Probolinggo Setelah Berumur 26 Tahun pada Tahun 2018 dengan Meninjau Metode Perbaikan dan Perkuatan

Ir. Muhammad Sigit Darmawan M.Eng.Sc

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Desain struktur tahan harus diterapkan terhadap bangunan infrastruktur khususnya untuk struktur yang tidak terlindung atau dekat dengan laut seperti dermaga. Kerusakan beton di air laut disebabkan khlorida yang terkandung di air laut yaitu NaCl dan MgCl, akibat rusaknya beton tersebut menimbulkan baja tulangan tidak lagi memiliki lapisan pelindung dan mengalami korosi. Jika faktor ini dibiarkan tanpa ada maintenance secara berkala dapat menyebabkan turunnya kekuatan kapasitas dari masing-masing komponen struktur sehingga membahayakan keselamatan pengguna bangunan. Mengacu pada peraturan AASHTO LRFD Bridge Design Specifications 2012 bahwa jembatan (dermaga) yang dibangun harus mampu beroperasi dengan masa aman selama 75 tahun. Inspeksi dan evaluasi struktur secara berkala sangat diperlukan, sehingga diharapkan dapat mengurangi besarnya penurunan material dan mampu bertahan hingga umur rencana. Pada tulisan ini akan membahas tentang inspeksi dan evaluasi struktur trestle dermaga di Probolinggo setelah berumur 26 tahun. Tahapan awal dalam pekerjaan ini ialah melakukan inspeksi visual langsung disertai dengan pengujian dan pengambilan benda uji dilapangan dengan metode non destructive test (NDT) dan destructive test (DT). Hasil dari inspeksi visual dan pengujian ini, akan digunakan dalam mengevaluasi kinerja struktur saat ini serta memprediksi hingga 10 tahun kedepan dengan menggunakan standart dan peraturan yang berlaku sekarang. Serta mengetahui metode desain perbaikan dan perkuatan yang efisien dan dapat diterapkan guna menjaga struktur dermaga tersebut hingga 10 tahun kedepan. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa akibat terjadinya korosi setelah masa operasi selama 26 tahun elemen struktur mengalami penurunan kapasitas sebesar 10,18% pada plat lantai; 16,11% pada balok girder; 14,04% pada pile cap; 23,61 pada RCFT; dan 22,13% pada steel pipe. Untuk performa kapasitas struktur sendiri saat dilakukan assessment tahun 2018 masih cukup aman dalam memikul beban hingga 10 tahun kedepan dengan dibuktikan tidak adanya angka keamanan (SF) dibawah 1,0. Sehingga jenis perbaikan yang dilakukan hanya non structural seperti epoxy injection, corrosion inhibitor coating, grouting non shrink dan patching, dan pile encapsulation grouting.