2021 : Integrasi logistik cerdas produk perikanan tangkap berbasis kontainer pendingin: studi kasus di Jawa Timur

Raja Oloan Saut Gurning S.T, M.Sc, PhD

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penanganan logistik perikanan tangkap termasuk di wilayah Jawa Timur masih terpisah tidak tidak terintegrasi dan efisien akibat penggunaan energi serta kemasan yang terintegrasi mulai dari wilayah penangkapan (fishing zone) di atas kapal, di wilayah pelabuhan (yang masih terpisah antara pelabuhan perikanan dan pelabuhan umum) serta kurang didukung proses logistik dengan dukungan rantai pendingin (cold-chain) yang menjaga kualitas produk perikanan tangkap hingga ke konsumen. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep penerapan logistik cerdas yang fokus pada empat aspek utama. Pertama, mekanisme penanganan komoditas perikanan tangkap yang terpadu; kedua pemenuhan efisiensi energi; ketiga keterpaduan pergerakan komoditas perikanan tangkap dari wilayah tangkap hingga tujuan tempat penyimpanan (cold-storage) lewat dukungan kemasan kontainer berpendingin (reefer container); dan keempat didukung oleh sistem informasi penanganan kontainer berpendingin (refload). Dengan menerapkan proses rantai pendinginan atas berbagai multi-moda dan operasi didukung dengan konsep desain prototipe kontainer berpendingin enam kaki (mini eco-reefer container 6 ft), diharapkan dapat memberikan proses pergerakan komoditas produk perikanan yang lebih rasional pemakaian energinya, sekaligus mempertahankan kualitas serta menurunkan tingkat kompleksitas angkutan produk perikanan khususnya di Jawa Timur. Dua pelabuhan perikanan di Brondong dan terminal petikemas Teluk Lamong akan menjadi dua lokasi studi kasus eksplorasi konsep integrasi cerdas produk perikanan tangkap dalam penelitian ini. Dan selanjutnya hasil penelitian dapat memberi kontribusi dalam pengembangan inovasi dan daya saing produk perikanan Jawa Timur