2021 : APLIKASI MANAJEMEN ENERGI TERPADU PADA HYBRID ELECTRIC VEHICLE ITS

Dr. Bambang Sudarmanta ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Perkembangan didunia menunjukkan kecenderungan bahwa kebutuhan energi dan permasalahan lingkungan yang semakin meningkat. Sektor transportasi, masih didominasi oleh kendaraan dengan penggerak internal combustion engine dengan kontribusi emisi gas rumah kaca mencapai 25%, sehingga menimbulkan peningkatan pemanasan global. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan dengan mengembangkan kendaraan emisi CO2 serendah mungkin, yaitu melalui pengembangan kendaraan penggerak listrik (Electric Vehicle, EV) termasuk didalamnya plug in hybrid electric vehicle. Sinkronisasi rancangan kapasitas sistem penggerak motor listrik dan internal combustion engine serta baterai penyimpan dapat menghasilkan performansi kendaraan yang optimal. Hal ini dikarenakan bahwa pada system hybrid, internal combustion engine dapat disetting dengan interval operasi yang sempit, yaitu disekitar performansi maksimum. Sistem yang dikembangkan adalah hybrid seri sehingga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan baterai penyimpan. Metode pengembangan ini dimuli dengan rancangan kapasitas, power, kecepatan dan jarak tempuh kendaraan. Selanjutkan dirancang platform untuk system rolling chassis dengan layout komponen-komponen kendaraan yang diatur sedemikian rupa dengan mempertimbangkan performansi dan stabilitas kendaraan. Performansi meliputi kemampuan menanjak dan kecepatan kendaraan. Sedangkan stabilitas, meliputi kemampuan kendaraan untuk terhindar dari slip, skid, dan guling. Manajemen energi terintegrasi juga diterapkan untuk mengsinkronisasikan kondisi internal dan external kendaraan. Kondisi internal meliputi besarnya kandungan energi di dalam baterai, mode operasi kendaraan, serta suhu operasi kendaraan. Sedangkan kondisi external meliputi jarak tempuh dan kondisi lalu lintas. Sistem manajemen terintegrasi ini akan memberikan informasi terkait dengan tujuan perjalanan yaitu perjalanan direkomendasikan dengan mode tertentu atau perjalanan tidak direkomendasikan. Selanjutnya untuk meningkatkan performansi dari kendaraan, juga diterapkan sistem regenerative braking dimana sistem ini mengupayakan menangkap energi selama pengereman untuk disimpan di dalam baterai. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah platform dan prototype plug in hybrid electric vehicle yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis berupa racangan chassis, performansi, dan fasilitas IVC berbasis IoT. Platform juga dilengkapi dengan sistem manajemen energi anatar kondisi internal dan kondisi eksternal. Selain itu juga dilengkapi luaran berupa publikasi ilmiah di jurnal terindeks dan hak kekayaan intelektual.