2021 : DISAIN RANTAI PASOK ENERGI BERSIH (LNG) DALAM MENUNJANG KEPUTUSAN MENTERI NO 13 K/13/MEM/2020

Dr. I Made Ariana ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Ketersediaan pasokan energi khususnya energi bersih berupa gas alam di wilayah Indonesia menjadi salah satu isu penting yang terus didorong oleh pemerintah Indonesia. Kapal menjadi solusi ekonomis sebagai transportasi di negara kepulauan seperti Indonesia untuk mendukung terpenuhinya distribusi gas. Untuk mempercepat agenda penyediaan pasokan dan pembangunan infrastruktur LNG sebagai energi bersih pada beberapa pembangkit tenaga listrik di wilayah Indonesia, pemerintah melalui Kementrian ESDM mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 13K/13/MEM/2020 sebagai penugasan kepada PT. Pertamina. Ketersediaan kapal sebagai pengangkut LNG menjadi salah satu insfratrustur penting dalam rantai pasok distribusi LNG. Sehingga untuk menunjang keputusan Menteri tersebut, penelitian riset konorsium ini memiliki output berupa disain rantai pasok LNG mulai dari disain mini-LNG carrier, strategi pelayanan logistic LNG di pembangkit hingga rute distribusi yang mempertimbangkan konsumsi bahan bakar. Hal ini juga sejalan dengan isu strategis pada road map PUI KEKAL mengenai lingkungan hidup. Dari 52 pembangkit yang tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 13K/13/MEM/2020, penelitian ini berfokus pada distribusi LNG ke 9 pembangkit di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Riset konsorsium ini terdiri dari 3 sub judul yang menghasilkan 3 output yaitu berupa disain mini-LNG carrier 10.000 DWT, strategi pelayanan logistik LNG dan decision support system (DSS) untuk rute kapal untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit listrik di Bali dan Nusa Tenggara.