2021 : Keberlanjutan Lingkungan Hunian Vertikal Sebagai Pembentuk Permukiman Yang Berkualitas (Kasus : Apartemen di Surabaya)

Dr.Ir. Susy Budi Astuti MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Studi hubungan perilaku atau yang lebih dikenal sebagai Environment Behavior Studies membahas adalah studi keterhubungan 3 komponen, yaitu setting lingkungan, user group dan behavioral phenomena. Setiap lingkungan (setting) memiliki dan berdampak pada perilaku penggunanya. Hal ini sangat menarik untuk diteliti berkaitan dengan kecenderungan tumbuhnya Apartemen bagi masyarakat kota, demikian pula yang terjadi di Surabaya. Aktivitas yang sangat kompleks di kota mendorong ketersediaan sarana prasarana yang lengkap guna mendukung tersebut. Karakter lingkungan hunian yang spesifik, mendasari permasalahan bagaimana pola korelasi hubungan antara setting place, user dan behavior.. Melalui pendekatan fenomenologi, karakter lingkungan apartemen secara fisik berpengaruh pada karakter perilaku penghuninya khususnya adanya interaksi dalam memanfaatkan fasilitas penunjang di apartemen maupun di lingkungannya. Sedangkan perilaku penghuni dalam beraktivitas di fasilitas penunjang apartemen berdampak besar pada pembentukan karakter perilaku pada keberlangsungan kehidupan di apartemen. Keberlangsungan kehidupan bagi penghuni apartemen adalah tercapainya kebutuhan sosial dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Hal tersebut menjadi salah satu indikator terpenuhinya standart pelayanan kota dalam menyediakan sarana prasarana hunian perkotaan yang ‘cerdas’, layak huni, aman dan nyaman, dalam upaya sustainable living formal hunian di Surabaya.