2021 : Reduksi Karbotermik Bijih Nikel Lateritik Kadar Rendah Menggunakan CaSO4 sebagai Agen Selektifitas untuk Menghasilkan Logam Feronikel

Fakhreza Abdul S.T., M.T.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kebutuhan baterai Nickel Mangan Cobalt (NMC) yang semakin meningkat menyebabkan bijih nikel laterit limonitik mulai dilirik sebagai bahan baku alternatif untuk memproduksi nikel dan kobalt sulfat yang merupakan bahan baku pembuatan katoda baterai NMC. Proses pirometalurgi dengan menggunakan kombinasi proses smelting dan leaching memiliki kekurangan yaitu dibutuhkannya energi yang besar pada tahap proses smelting. Untuk itu, alternatif proses produksi feronikel melalui proses reduksi karbotermik menjadi hal yang menjanjikan. Proses reduksi karbotermik ini membutuhkan suatu aditif yang disebut sebagai agen selektifitas untuk membuat produk logam feronikel yang memiliki kandungan nikel tinggi sedangkan besi yang moderat. Salah satu agen selektifitas yang bisa memberikan efek selektifitas ialah CaSO4. Penelitian ini bertujuan untuk membuat logam feronikel dengan kadar dan recovery nikel yang tinggi melalui penambahan gipsum (CaSO4) sebagai agen selektifitas, menganalisis senyawa produk reduksi, dan faktor selektivitas. Variasi massa gipsum yang digunakan antara alain 0%, 4%, 8%, 12%, dan 16% dari total massa briket. Penelitian dilakukan dengan temperatur reduksi 1400oC dan waktu tahan selama 6 jam. Setelah itu, produk hasil reduksi dilakukan pemisahan secara magnetik untuk memisahkan partikel logam dari pengotornya. Selanjutnya, produk dan pengotor dikarakterisasi menggunakan EDX dan XRD untuk mengetahui kandungan unsur dan senyawa yang terbentu. Setelah itu, dilakukan perhitungan recovery dan faktor selektifitas. Penelitian ini berada pada TKT level 2 dan memiliki target luaran berupa publikasi di seminar inetrnasional terindkes Scopus, yaitu di 7th International Conference on Mechanical, Manufacturing and Process Plant Engineering (ICMMPE).