2021 : Pengembangan Sistem Informasi Pemetaan Penilaian Manajemen Risiko Gempa pada Dokumen Tata Ruang Pemerintah Daerah

Agus Budi Raharjo S.Kom., M.Kom., Ph.D

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Proses penilaian manajemen risiko gempa melalui dokumen tata ruang kabupaten/kota oleh tim ahli saat ini masih dilakukan secara manual, yaitu dengan menjawab pertanyaan kuisioner berdasarkan hasil tinjauan dokumen dan peraturan pemerintah daerah. Tujuan dari proses penilaian tersebut adalah mengetahui tingkat kesiapan daerah dalam menghadapi bencana gempa bumi. Di sisi lain, ada potensi kelalaian manusia pada proses peninjauan dokumen-dokumen tersebut. Hal itu dikarenakan jumlah halaman yang harus dibaca sangat banyak dengan waktu terbatas dan ada kemungkinan aspek manajemen risiko yang tidak terbaca meskipun sudah diatur oleh instansi terkait. Potensi solusi penggunaan teknologi informasi untuk meminimalisir kelalaian tersebut adalah dengan membangun sistem penilaian manajemen risiko secara otomatis. Namun, penilaian otomatis melalui sistem saat ini masih sulit diimplementasikan karena diperlukan pengolahan teks dengan pendekatan semantik. Sampai sekarang, belum ada kamus semantik yang memiliki cakupan luas dan terkait untuk bahasa Malaysia dan Indonesia. Oleh karena itu, solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah pengembangan sistem informasi yang dapat memetakan kuisioner manajemen risiko dengan dokumen-dokumen tata ruang. Pemetaan itu digunakan untuk membantu tim ahli dalam menemukan kelompok teks pada dokumen yang berelasi dengan pertanyaan kuisioner. Relasi dapat dibangun dengan mencari kata kunci aspek penilaian dan dipadankan dengan topik pada kelompok teks dokumen tata ruang. Metode yang dapat diterapkan adalah vektorisasi teks dan Latent Dirichlet Allocation. Sistem pemetaan ini diharapkan dapat membantu tim ahli dan responden dalam memberikan penilaian yang lebih cepat dan lebih tepat tanpa membaca dokumen tata ruang secara menyeluruh. Luaran yang ditargetkan adalah publikasi terindeks Scopus Q2 dan video popular media massa. Kebaruan yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan kontribusi pada aspek ke-11 Sustainable Development Goals(SDGs), yaitu keberlanjutan kota dan komunitas, khususnya pada bidang keberlanjutan kota dan mitigasi.