2021 : IDENTIFIKASI POTENSI AIR TANAH (GROUND WATER) MENGGUNAKAN METODE VES (VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING) DI DESA SAMBONG DAN DESA BANGUNSARI, KEC. PACITAN, PACITAN

Dr.rer.-nat. Eko Minarto S.Si, M.Si

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian tugas akhir yang berjudul “IDENTIFIKASI POTENSI AIR TANAH (GROUND WATER) MENGGUNAKAN METODE VES (VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING) DI DESA SAMBONG DAN DESA BANGUNSARI, KEC. PACITAN, PACITAN�bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas bawah permukaan, mengetahui susunan lapisan bawah permukaan tanah, dan mengetahui potensi air tanah yang berada di Desa Sambong dan Desa Bangunsari, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan. Wilayah penelitian merupakan kawasan perbukitan yang menjadi salah satu faktor kesulitan warga sekitar untuk mendapatkan air bersih ketika musim kemarau karena disebabkan daerah penelitian memiliki banyak lereng curam yang mengakibatkan air tanah mengalir di atas permukaan dan tidak tersimpan di dalam tanah. Selain itu curah hujan yang rendah dan struktur tanah yang impermeable juga mengakibatkan air tanah tidak dapat terikat. Oleh karena itu, dengan menggunakan metode resistivity Vertical Electrical Sounding (VES) diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian awal dilakukan dengan survey kondisi lokasi penelitian. Kemudian penelitian akan dilanjutkan dalam tahap akuisisi data lapangan pada 10 titik yang berbeda dengan setiap lintasan sejauh 300-meter yaitu 150-meter ke kanan dan 150-meter ke kiri. Hasil data yang diperoleh dari akuisisi data tersebut akan diolah dengan software IP2WIN untuk mendapatkan nilai resistivitas, nilai kedalaman dan nilai ketebalan lapisan tanah. Setelah dilakukannya pengolahan data, maka tahap selanjutnya yaitu interpretasi data dimana hasil data perhitungan dan inversi akan dikorelasikan dengan kondisi geologi yang sebenarnya. Sehingga didapatkan peta lokasi dan kedalaman potensi air tanah Desa Sambong dan Desa Bangunsari, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan untuk kemudian bisa dipergunakan untuk keperluan proses pencarian sumur untuk keperluan mitigasi kebencanaan kekeringan daerah tersebut.