2021 : PENGARUH MASSA LIMESTONE DAN GYPSUM TERHADAP KADAR SERTA RECOVERY Ni DAN Fe, DALAM PROSES REDUKSI LANGSUNG BIJIH NIKEL LATERIT MENGGUNAKAN REAKTOR BED BATU BARA-LIMESTONE

Dr. Sungging Pintowantoro ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Menipisnya cadangan nikel sulfida menyebabkan perlunya alternatif pengolahan nikel laterit yang optimum. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil nikel laterit terbesar kedua dunia. Salah satu alternatif pengolahan bijih nikel yang lebih ramah lingkungan dan konsumsi energi lebih kecil adalah reduksi langsung. Penelitian ini bertujuan pada perbaikan komposisi dari material yaitu fluks limestone sehingga kadar, recovery dari Ni dan Fe serta faktor selektifitas yang didapatkan optimum. Variasi massa limestone yang dipilih adalah 16 g, 18 g, 20 g, 22 g, 24 g, dan 26 g. Proses dimulai dengan penghancuran, meshing, serta penimbangan bahan, melakukan pembuatan briket, memanaskan briket pada oven, dilanjutkan dengan pembuatan beda batu bara limestone sesuai variasi, dan dilakukan reduksi langsung dengan pre-heat 700oC selama 2 jam dan reduksi pada 1400oC selama 6 jam . Kemudian dilakukan separasi magnetik, penimbangan hasil logam, dan dilakukan analisis EDX untuk menentukan kadar serta XRD untuk mengetahui senyawa yang diperoleh, dan dilakukan perhitungan kadar, recovery, serta faktor selektivitas. Hasil perolehan kadar Fe tertinggi pada variasi massa limestone 16 gram, sebesar 87.58%. dan Ni tertinggi pada variasi massa limestone 22 gram, sebesar 18.75%, recovery Fe tertinggi pada variasi massa limestone 16 gram, sebesar 28.91% dan Ni tertinggi pada variasi massa limestone 22gram, sebesar 99.34%, dan faktor selektivitas tertinggi pada variasi massa limestone 22 gram, sebesar 9.36%.