2012 : Analisa stabilitas garis pantai di Kabupaten Bangkalan

Prof.Ir. Agoes Pratikto M.Sc Ph.D


Abstract

Perairan pantai di Kabupaten Bangkalan merupakan kawasan strategis pengembangan kawasan pesisir, terutama pasca Jembatan Suramadu. Meningkatnya pemanfaatan areal pantai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ekosistem dan keseimbangan pantai, salah satunya dengan konversi tanaman bakau menjadi areal pertambakan maupun pemukiman. Luasan bakau yang rendah memiliki kerentanan relatif tinggi terhadap gelombang dan arus laut yang potensial menyebabkan erosi, sehingga terjadi kemunduran garis pantai (retrogration coast) yang bersifat erosi aktif. One-line model berdasarkan persamaan CERC merupakan salah satu metode pemodelan numerik untuk mengetahui perubahan garis pantai, dengan salah satu parameter utama adalah gelombang. Angin digunakan untuk mendapatkan properties gelombang, dan dilakukan analisa refraksi. Model divalidasi menggunakan citra Landsat. Estimasi model menunjukkan ada perubahan garis pantai pada hampir sebagian besar sel, terutama pada sel 96 dan 316. Garis pantai di lokasi penelitian relatif stabil, kecuali di daerah dermaga Kamal dan sekitar Suramadu.