2021 : PENGEMBANGAN METODE OPTIMALISASI OPERASI JARINGAN KELISTRIKAN CERDAS DAN JARINGAN GAS ALAM TERINTEGRASI UNTUK ANTISIPASI KETIDAKPASTIAN LUARAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS ENERGI TERBARUKAN

Dr. Eng. Rony Seto Wibowo ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pembangkit listrik berbahan bakar gas mempunyai kemampuan menaikan atau menurunkan daya luaran dengan cepat. Selain itu, pembangkit listrik berbahan bakar gas mempunyai emisi polutan yang rendah serta start up dan shut down yang singkat. Karena itu, unit pembangkit tipe ini cocok untuk digunakan di sistem kelistrikan cerdas (micro grid) sebagai backup dari pembangkit listrik berbasis energi terbarukan seperti tenaga angin dan tenaga surya yang bersifat terputus-putus dan variatif (intermittent). Penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar gas merupakan salah satu upaya dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) No 7, yaitu “Ensure access to affordable, reliable, sustainable and modern energy for all� Di sisi lain, kebutuhan gas alam oleh pembangkitan listrik menyebabkan ketergantungan antara sektor energi listrik dan gas. Aliran daya dan gas yang optimal (OPGF) merupakan masalah paling mendasar dalam penggabungan dua sistem tersebut. Tingkat konsumsi gas yang bervariasi dari waktu ke waktu menyebabkan fluktuasi tekanan pada jaringan pipa transmisi gas, yang dapat berdampak negatif pada keamanan dan keandalan pengiriman gas. Sistem gas juga memiliki dinamika yang lebih lambat dibanding sistem kelistrikan dan membutuhkan waktu stabilisasi yang lebih lama dalam memproses perubahan beban dan gangguan. Oleh karena itu, perhitungan aliran daya dan gas optimal pada sistem kelistrikan dan gas alam terintegrasi perlu dilakukan untuk meminimalkan total biaya operasi sistem dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi energi. Penelitian ini akan memberikan penyelesaian OPGF menggunakan Mixed-Integer Linear Programming (MILP) dengan bantuan software MATLAB. Rencana luaran dari penelitian ini berupa algoritma penyelesaian aliran daya dan gas optimal untuk ke depannya dapat diterapkan pada sistem kelistrikan dan gas alam terintegrasi.