2021 : PENGUKURAN DATA KESETIMBANGAN UAP-CAIR HASIL EKSTRAKSI JERUK PURUT PADA PEMBUATAN MINYAK ATSIRI

Prof.Dr.Ir. Kuswandi DEA

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda masyarakat Indonesia maupun dunia dari tahun 2019 hingga saat ini belum juga berakhir, bahkan semakin luasnya persebaran virus tersebut dan terdapat varian baru, yaitu B117. Hal tersebut menyebabkan kekhawatiran akan infeksi virus tersebut yang menyerang saluran pernafasan hingga pencernaan. Sehingga, diperlukan aktivitas antibakteri untuk mengurangi resiko terinduksi dengan virus tersebut. Agar lebih mudah masuk ke dalam saluran pernafasan, zat yang digunakan bersifat mudah menguap. Dimana jeruk purut dapat dimanfaatkan dalam pembuatan minyak atsiri (essensial oil) yang beraroma khas dan mengandung senyawa yang bersifat antibakteri, yaitu limonene, citronellal, dan β-citronellol. Senyawa-senyawa tersebut diekstrak dari kulit dan daun jeruk purut dengan cara distilasi uap air yang sebelumnya bahan baku sudah di-preteatment dengan pemanasan. Sebagai dasar perancangan proses pemurnian pada alat industri untuk mendapatkan minyak atsiri dari jeruk purut, setelah melakukan ekstraksi dilanjutkan dengan melakukan pegukuran data kesetimbangan uap-cair pada senyawa tersebut menggunakan rangkaian ebulliometer sederhana untuk mendapatkan data T dan x (komposisi liquid) yang telah dianalisa menggunakan Gas-Chromatography. Berdasarkan data tersebut, dikorelasikan dengan model Thermodinamika, yaitu Wilson, NRTL, dan UNIQUAC untuk memperoleh grafik kesetimbangan uap-cait (T-xy) dengan Average Absolute Deviation (AAD) minimum. Kata kunci: ekstraksi, industri, jeruk purut, kesetimbnagan uap-cair, minyak atsiri