2021 : Kajian Hidrodinamika dan Sedimentasi Guna Optimalisasi Alur Pelayaran Kapal (Studi Kasus di Pelabuhan Sampit)

Dr. Muhammad Zikra ST., M.Sc

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Judul penelitian yang diusulkan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kelautan dan perkapalan, terutama tentang pentingnya alur pelayaran bagi keselamatan kapal (ship safety) dan efisiensi kapal (ship efficiency). Keselamatan kapal berkaitan dengan kecelakaan yang terjadi oleh adanya gelombang dan gangguan kondisi cuaca, sedangkan efisiensi kapal bekaitan dengan gangguan atau hambatan yang disebabkan oleh gelombang, arus laut dan angin bahkan pendangkalan di alur pelayaran atau alur masuk pelabuhan. Pada studi ini, kajian hidrodinamika digunakan untuk mensimulasikan pola arus dan tinggi muka laut di perairan yang akan dilalui rute pelayaran kapal dan rute alternatifnya di areal pelabuhan. Skenario yang dibangun menggunakan kondisi angin bulanan atau musiman dan pola pasang-surut regional. Hasil dari pemodelan ini nanti di komparisasikan dengan data in situ. Kajian dilanjutkan dengan mensimulasikan gelombang untuk mendapatkan parameter gelombang sebagai informasi mengenai fenomena-fenomena gelombang diperairan yang akan dilalui pada alur rute pelayaran kapal, perairan di sekitar pelabuhan dan di dalam areal pelabuhan. Pada studi ini, kajian sedimentasi juga dipertimbangkan dalam analisis pembuatan rencana alur pelayaran yang optimal. Hal-hal yang harus ditinjau dalam memilih alur pelayaran yang optimal yaitu kemudahan kapal berlayar dan bermanuver masuk ke pelabuhan dan menganalisis arus serta sedimentasi yang terjadi pada beberapa alternatif alur tersebut. Hal ini dikarenakan perubahan pola arus dan karakteristik gelombang yang terjadi dapat mengakibatkan perubahan pola penyebaran sedimentasi. Studi terhadap perubahan pola sedimentasi ini diharapkan berguna bagi pengelola pelabuhan atau stake holder pelabuhan untuk merencanakan pembuatan alur yang paling efisien dan optimal dalam memprediksi kapan terjadinya pendangkalan sehingga diperlukan pengerukan ulang di pelabuhan tersebut. Perencanaan yang matang akan menghemat biaya operasional yang cukup besar dan menghindari risiko kecelakaan kapal di masa mendatang.