2021 : ANALISIS PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PADA PROSES SOLUTION TREATMENT DAN VARIASI TEMPERATUR PADA PROSES ARTIFICIAL AGING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PADUAN Cu-Zn-Al

Mavindra Ramadhani ST., MT

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sistem paduan Cu-Zn-Al merupakan salah satu paduan shape memory alloy yang dapat memulihkan kembali bentuk awal paduan setelah dilakukan deformasi dengan cara melakukan proses pemanasan sampai melewati temperatur transformasinya. Paduan Cu-22Zn-2,6Al pada penelitian ini dibuat dengan metode casting dan dilanjutkan dengan pemberian perlakuan panas homogenizing, annealing, solution treatment (20, 40, dan 60 menit), dan artificial aging (150, 200, 250oC). Dari hasil pengujian, didapatkan spesimen setelah proses solution treatment dan artificial aging memiliki fasa β dan γ. Fasa β’ martensit tidak muncul karena temperatur martensite start teoritis yang berada di bawah 0oC. Kekerasan terbesar pada hasil solution treatment ada pada variasi 40 menit yaitu 213,67 HV dan kekerasan terbesar hasil artificial aging ada pada variasi 250oC yaitu 232,67 HV. Adanya proses artificial aging menimbulkan presipitat γ pada paduan, presipitat inilah yang membuat kekerasan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya temperatur aging.