2021 : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BEHAVIOURAL INTENTION PADA SITUS ECOTOURISM: STUDI KASUS DI KAB. BANYUWANGI

Bahalwan Apriyansyah S.T., M.BA

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Ecotourism merupakan alternatif pariwisata konvensional, dimana wisatawan dapat menikmati pemandangan alam dengan lebih mengutamakan aspek konservasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan. Terdapat beberapa situs-situs ecotourism populer di Indonesia, salah satunya Kab. Banyuwangi. Berbagai capaian prestasi serta pertumbuhan wisatawan yang signifikan dalam lima tahun belakang, menjadikan wilayah Kab. Banyuwangi dipandang sebagai ikon situs ecotourism di Indonesia. Dengan adanya hal tersebut, maka pengelola wisata dan pemerintah daerah perlu mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan wisatawan dapat terus terkontrol dan meningkat pertumbuhannya. Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dapat dilakukan salah satunya dengan menciptakan niat perilaku wisatawan (behavioural intention). Dalam upaya membangun niat perilaku wisatawan, pengelola wisata dan pemerintah perlu mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi niat perilaku atau behavioural intention wisatawan. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi behavioural intention wisatawan pada situ ecotourism di Kab. Banyuwangi Dengan mengetahui faktor pengaruh behavioural intention diharapkan pengelola wisata dan pemerintah daerah mendapatkan wawasan yang lebih baik dalam menentukan strategi yang dapat diadopsi guna meningkatkan sikap dan minat positif konsumen terhadap ecotourism di Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan SEM. Pada penelitian ini terdapat 6 hipotesis yang diterima yang menyatakan bahwa ditemukan pengaruh positif dan signifikan pada variabel Subjective norm dan Destination image terhadap Ecotourism behavioural intention. Selanjutnya ditemukan pengaruh positif dan signifikan antara variabel Ecotourism self-identity dan Subjective norm. Hasil lainnya ditemukan bahwa Biospheric value memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Environmental attitude, serta pada variabel Future time perspective dan Destination image ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Environmental concern. Mayoritas responden pada penelitian ini mengakui bahwa mereka merupakan individu yang memiliki kecintaan terhadap alam dan kesediaan untuk membuang sampah pada tempatnya. Disertakan pula implikasi manajerial yang ditujukan pada pengelola destinasi ecotourism beserta elemen yang bertugas.