2020 : STUDI NUMERIK PERFORMA RANGKA BRESING EKSENTRIK LINK VERTIKAL DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL TUBULAR AKIBAT BEBAN SIKLIK

Dr. Ir. Djoko Irawan M.S.
Budi Suswanto S.T., M.T., Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Eccentrically Braced Frames (EBF) telah digunakan sebagai sistem penahan beban gempa, terutama pada bangunan gedung. Sistem ini mengandalkan lelehnya link terlebih dahulu. EBF dengan link horizontal (H-EBF) memiliki kelemahan yang penting untuk ditinjau. Pada saat terjadi gempa bumi yang menyebabkan link leleh, balok akan memutar secara vertikal sehingga menyebabkan struktur di atas balok akan rusak. Selain itu, tidak mudah memperbaiki link balok pada H-EBF setelah gempa bumi yang parah. Selain itu, terkadang balok digunakan untuk menahan peralatan yang berat dan sangat sensitif yang menuntut bekerja dengan akurat, sehingga saat terjadi gempa sistem rangka bresing eksentrik dengan link horizontal tidak bisa mendukung struktur tersebut. Untuk mengatasi masalah dalam sistem H-EBF, sebuah sistem diusulkan, yaitu EBF dengan link vertikal (V-EBF). Link dengan profil WF dan tubular adalah dua profil yang biasa digunakan pada struktur. Link dengan profil tubular mempunyai daktilitas yang lebih baik daripada profil WF. Penelitian ini menggunakan spesimen pemodelan H-EBF dan V-EBF dengan material BJ-41. Pada spesimen V-EBF dilakukan pemodelan dengan link berprofil tubular dengan variasi panjang dan penggunaan pengaku. Hasil yang diharapkan pada penelitian ini adalah performa dari struktur V-EBF terhadap H-EBF, pola keruntuhan pada H-EBF dan V-EBF terhadap rehabilitasi gempa, jika terjadi kelelehan pada daerah link, pengaruh pengurangan panjang link pada H-EBF dan V-EBF terhadap energi disipasi, dan pengaruh penambahan pengaku link pada H-EBF dan V-EBF terhadap kekuatan struktur.