2021 : Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia

Erma Oktania Permatasari S.Si, M.Si

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Besarnya jumlah penduduk di Indonesia dapat dijadikan sebagai aset untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Fokus RAPBN di tahun 2020 diarahkan pada lima hal utama yang salah satunya merupakan penguatan kualitas SDM yang sehat, cerdas, terampil, dan sejahtera. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. IPM dibentuk melalui tiga dimensi dasar yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan/pendidikan, serta standar hidup yang layak. IPM di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 71,39, dimana nilai tersebut dibawah target pemerintah yang mematok target IPM tahun 2018 sebesar 71,50. IPM terendah yaitu pada Provinsi Papua sebesar 60,06 sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan IPM di Papua. Pada penelitian ini dilakukan pengelompokan kabupaten/kota di Papua berdasarkan indikator IPM menggunakan metode c-means dan fuzzy c-means. Hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa metode fuzzy c-means dengan jumlah kelompok sebanyak 5 merupakan metode terbaik dalam melakukan pengelompokan. Berdasarkan uji perbedaan menunjukkan adanya perbedaan pada masing-masing kelompok yang terbentuk. Kelompok 3 merupakan kelompok dengan indikator IPM tinggi, kelompok 1 dengan indikator IPM cukup tinggi, kelompok 5 dengan indikator IPM sedang, kelompok 2 dengan indikator IPM cukup rendah, dan kelompok 4 dengan indikator IPM rendah. Masing-masing kelompok mempunyai indikator tertentu yang perlu dilakukan perbaikan untuk dapat menaikkan IPM di wilayah tersebut. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan Pemerintah Provinsi Papua dalam membuat kebijakan atau upaya perbaikan bagi wilayah yang termasuk dalam kelompok kabupaten/kota dengan IPM yang sedang, cukup rendah dan rendah.